Sabtu, 11 Mei 2019

Petaka Cinta


Sudah seminggu ini Arman tidak pulang. Pamitnya minggu lalu dia meeting ke Surabaya. Padahal aku tahu, dari applikasi yang aku tanam di gawainya dia hanya pergi ke Bogor. Posisi terakhirnya di hotel Seruni. Setidaknya itu yang aku amati hingga dua hari lalu. Bahkan Arman sama sekali tidak menelepon atau mengirim pesan kepadaku selama lebih dari tiga hari. Ini bukan kebiasaannya. Tapi aku sengaja diam saja.


Perilaku Arman memang berbeda sejak berkenalan dengan Rina, mahasiswa IPB jurusan Kehutanan itu. Mungkin awalnya karena Rina membantu Arman penelitian. Aku mengetahuinya melalui interaksi singkat mereka di Facebook. Selebihnya aku menggunakan insting istri dan observasi langsung.


"Sayang, aku pulang nanti sore ya... Buatin aku kolak pisang kesukaanku dong" rengek Arman di telepon barusan. Dan aku menjawabnya singkat karena aku juga harus buru-buru berangkat ke pasar.



Sore hari saat aku menyiapkan makan malam kami, Arman tetiba memelukku dari belakang dan menciumi leherku seperti biasanya. 

"Nih aku udah buatin kolak pisang kesukaanmu, Mas. Makan yuk, aku juga laper nih" ajakku pada Arman. 

Arman melepaskan pelukannya dan pindah ke kursi makan. Aku sendiri tadi sudah membuat mie instan pedas kesukaanku. 

"Enak, Yang. Pisangnya pas matangnya" puji Arman sambil mengunyah pisang. Aku tersenyum tipis sambil pura-pura kepedasan.

Gubraaakkk...! Arman terjatuh terkulai dari kursinya.
 Henti napas. Aku cek nadi karotisnya. 

Sudah berhenti. Berarti zatnya sudah aktif. 

Aku ambil telepon genggamku dan di panggilan keluar langsung aku tekan namanya, Boris. Saat telepon tersambung, "Boris, segera ke sini ambil mayatnya. Buruan!" Telepon ditutup dan aku tersenyum lega. Melanjutkan makan mie instanku sambil nunggu Boris menjemput tubuh Arman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENILIK KONTROVERSI DARI SUDUT YANG LAIN: KUCUMBU TUBUH INDAHKU (MEMORIES OF MY BODY)

Film yang cukup fenomenal ini dirilis pada bulan keempat tahun 2019 dan mulai tayang di bioskop pada tanggal 18 April. Banyak pro dan k...